Pelajar Pontianak Ciptakan Inovasi Keselamatan Kereta Api, Harumkan Nama Sekolah dan Kota
WWW.ZONAPONTI.COM, PONTIANAK – Semangat berinovasi yang dimiliki generasi muda Pontianak kembali membuahkan prestasi membanggakan. Indra Setyawan, siswa Kelas X SMTI Pontianak, berhasil meraih Juara I dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Kota Pontianak Tahun 2026.
Prestasi tersebut diraih berkat inovasi yang dikembangkannya bersama rekannya, Faridh Zulfahmi. Keduanya menciptakan sebuah prototipe bernama Smart-Barrier Lidar, yakni sistem palang pintu perlintasan kereta api otomatis yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan masyarakat saat melintasi jalur kereta api.
Ide tersebut lahir dari kepedulian mereka terhadap masih terjadinya kecelakaan di perlintasan kereta api di berbagai daerah. Berangkat dari kondisi itu, mereka mencoba menghadirkan solusi yang dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan keamanan pengguna jalan.
“Awalnya kami mendapat arahan dari guru untuk mengikuti lomba ini. Setelah mencari berbagai referensi terkait keselamatan lalu lintas, kami melihat masih banyak kecelakaan di perlintasan kereta api. Dari situ muncul ide untuk mengembangkan Smart-Barrier Lidar,” ungkap Indra.
Sistem yang mereka rancang memanfaatkan tiga sensor yang ditempatkan di beberapa titik jalur kereta api. Sensor tersebut berfungsi mendeteksi kedatangan kereta sekaligus memantau kondisi kendaraan yang berada di area perlintasan.
Ketika kereta terdeteksi mendekati lokasi, sistem akan secara otomatis memberikan peringatan kepada pengguna jalan. Jika terdapat kendaraan yang terjebak di area perlintasan, palang pintu dapat kembali terbuka untuk memberi kesempatan kendaraan keluar dari jalur berbahaya. Selain itu, masinis juga akan menerima notifikasi sebagai langkah antisipasi tambahan.
Tak hanya itu, sistem tersebut dilengkapi lampu peringatan dan dapat dipantau secara daring melalui website sehingga memudahkan pengawasan dan pengendalian.
Meski waktu pengerjaannya relatif singkat, sekitar satu hingga dua minggu, Indra dan tim berhasil menghadirkan prototipe yang telah melalui tahap uji coba sebelum dipresentasikan di hadapan dewan juri.
Inovasi tersebut mendapat apresiasi tinggi dan meraih nilai total 94,28 dari gabungan penilaian karya tulis ilmiah serta presentasi alat. Capaian itu mengantarkan mereka menjadi juara pertama di tingkat Kota Pontianak.
Bagi Indra, penghargaan yang diraih bukanlah akhir dari perjalanan. Ia berharap inovasi yang dikembangkannya dapat terus disempurnakan sehingga memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dan suatu saat dapat diterapkan secara nyata untuk mendukung keselamatan masyarakat.
Menurutnya, dukungan sekolah menjadi salah satu faktor penting yang mendorong keberhasilan tersebut. Mulai dari pendampingan guru hingga dukungan fasilitas dan pendanaan, semuanya menjadi motivasi bagi dirinya dan rekan-rekan untuk terus berkarya.
Keberhasilan para pelajar ini mendapat apresiasi dari Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Ia menilai ajang Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keselamatan di jalan.
Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam mencari solusi terhadap persoalan lalu lintas menjadi langkah positif untuk membangun budaya tertib dan aman sejak usia dini.
Edi mengungkapkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas di Pontianak masih menjadi perhatian bersama, termasuk kasus yang melibatkan pelajar. Karena itu, inovasi yang lahir dari generasi muda sangat dibutuhkan untuk membantu menciptakan sistem transportasi yang lebih aman.
Ia berharap karya-karya yang dihasilkan para peserta tidak berhenti sebagai konsep atau ide semata, tetapi dapat dikembangkan menjadi teknologi yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
Seiring pertumbuhan Kota Pontianak sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Barat, jumlah kendaraan di jalan juga terus meningkat. Kondisi ini menuntut adanya keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Karena itu, para pelajar yang berhasil meraih prestasi diharapkan dapat menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya. Tidak hanya sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas, tetapi juga sebagai inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Melalui kreativitas dan kepedulian seperti yang ditunjukkan Indra dan Faridh, harapan akan terciptanya transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat semakin terbuka. Inovasi yang lahir dari tangan pelajar membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari gagasan sederhana yang berangkat dari kepedulian terhadap keselamatan sesama. (*istimewa)
Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti
Website Kami

