Zona Ponti

Dari Sekolah untuk Masyarakat, Pelajar Pontianak Kampanyekan Keselamatan Jalan

Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Lalu Lintas, Dishub Gelar Pemilihan Pelajar Pelopor (*istimewa)

WWW.ZONAPONTI.COM, PONTIANAK – Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda terus dilakukan Pemerintah Kota Pontianak. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak, ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Tingkat Kota Pontianak Tahun 2026 digelar sebagai wadah bagi pelajar untuk berkontribusi menciptakan lalu lintas yang lebih aman bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Yuli Trisna Ibrahim, menilai pelajar memiliki peran penting dalam membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas. Selain memiliki mobilitas yang tinggi, para pelajar juga dapat menjadi contoh dan penyebar pesan keselamatan di lingkungan sekolah, keluarga, hingga masyarakat luas.

Menurutnya, keselamatan di jalan raya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan generasi muda. Karena itu, pembinaan sejak usia sekolah dinilai penting agar kesadaran dan tanggung jawab terhadap keselamatan lalu lintas tumbuh sejak dini.

Ajang ini menjadi kesempatan bagi pelajar untuk menuangkan gagasan dan inovasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Tahun ini, sebanyak 21 pelajar dari SMA, SMK, dan MA sederajat di Kota Pontianak mengikuti seleksi administrasi dengan mengirimkan karya tulis ilmiah bertema “Inovasi Teknologi dan Etika Transportasi sebagai Manifestasi Keselamatan Jalan di Era Digital”.

Dari seluruh peserta yang mendaftar, 10 pelajar terbaik berhasil melaju ke tahap presentasi dan penilaian karya tulis. Penilaian dilakukan berdasarkan kelengkapan administrasi serta kualitas teknis karya yang diajukan.

Melalui kegiatan ini, Dishub Kota Pontianak berharap semakin banyak pelajar yang peduli terhadap keselamatan jalan dan mampu mengajak masyarakat untuk menerapkan budaya tertib berlalu lintas. Selain itu, berbagai ide dan inovasi yang lahir dari para peserta diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam meningkatkan keselamatan transportasi di era digital.

Hasil penilaian dewan juri menetapkan Indra Setiyawan dari SMK SMTI Pontianak sebagai Juara I dengan nilai 94,81. Ia berhasil memikat perhatian juri melalui karya berjudul “Prototype Smart-Barrier Lidar: Palang Pintu Perlintasan Sebidang Otomatis Sebagai Standarisasi Keselamatan Jalur Kereta Api Masa Depan di Kalimantan”. Inovasi tersebut menawarkan solusi teknologi untuk meningkatkan keselamatan masyarakat di kawasan perlintasan kereta api.

Juara II diraih Altair Julityo Harli dari SMAS Bina Mulia Pontianak dengan nilai 93,74, sementara Juara III diraih Neshia Calista dari SMA Katolik Santu Petrus Pontianak dengan nilai 93,05.

Adapun Juara Harapan I diraih Rikza Aufa Jahwar Meazza dari SMA Negeri 7 Pontianak dan Juara Harapan II diraih Brigitha Triedausu dari SMA Negeri 3 Pontianak.

Para pemenang nantinya akan menjadi duta keselamatan lalu lintas dan mewakili Kota Pontianak pada ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026. Kehadiran mereka diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan yang menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan, etika, dan disiplin berlalu lintas.

Dishub Kota Pontianak berharap seluruh peserta, baik yang meraih juara maupun yang belum berhasil, tetap menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing. Dengan semakin banyak generasi muda yang peduli terhadap keselamatan jalan, tercipta harapan untuk mewujudkan lalu lintas yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Pontianak.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh peserta, sekolah, dewan juri, serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam membangun budaya keselamatan lalu lintas yang berakar dari masyarakat. (*istimewa)

Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti

Website Kami

Iklan