Zona Ponti

Pembangunan Jalan hingga Air Bersih Jadi Prioritas Program CSR di Kalbar

Bahasan Sebut Kolaborasi Pemda – Dunia Usaha Kunci Percepatan Pembangunan (*istimewa)

WWW.ZONAPONTI.COM, JAKARTA – Perusahaan diharapkan tidak hanya menjalankan program tanggung jawab sosial sebagai kewajiban, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat yang dirasakan masyarakat. Mulai dari pembangunan jalan, jembatan, akses air bersih, hingga peningkatan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi warga menjadi fokus yang ingin diwujudkan melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Forum Tanggung Jawab Sosial dan Bina Lingkungan Perusahaan (TSBLP) atau Corporate Social Responsibility (CSR) Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Ballroom Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (9/7/2026) malam.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menegaskan, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi salah satu cara mempercepat pembangunan yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat. Menurutnya, program CSR akan lebih efektif apabila disusun sesuai kebutuhan warga dan sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.

“Forum ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. Melalui penyelarasan program CSR dengan prioritas pembangunan, kita berharap kontribusi perusahaan dapat semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Pontianak membuka peluang seluas-luasnya bagi perusahaan untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Kontribusi tersebut dapat diwujudkan melalui program di bidang pendidikan, kesehatan, pelestarian lingkungan, pemberdayaan pelaku usaha, hingga pembangunan fasilitas sosial yang dibutuhkan masyarakat.

Bahasan berharap komitmen yang telah dibangun dalam forum tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata. Menurutnya, masyarakat akan merasakan dampak yang lebih besar apabila komitmen itu diwujudkan dalam program nyata yang berkelanjutan.

Forum TSBLP/CSR yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) bertujuan menyelaraskan program CSR perusahaan dengan prioritas pembangunan Kalimantan Barat tahun 2027 sehingga pelaksanaannya lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meminta perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kalbar mengarahkan program CSR untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan berbagai program prioritas pemerintah daerah.

Menurutnya, pembangunan jalan, peningkatan kualitas akses transportasi, jembatan, irigasi pertanian, penyediaan air bersih, hingga fasilitas publik lainnya merupakan kebutuhan yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Selain memperlancar aktivitas ekonomi, infrastruktur tersebut juga membuka akses warga terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan berbagai pelayanan dasar lainnya.

“Program-program tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah kabupaten dan kota serta potensi dukungan dari masing-masing perusahaan,” katanya.

Ria Norsan menegaskan, pelaksanaan CSR ke depan diharapkan tidak hanya berorientasi pada kegiatan sosial seremonial, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.

“Karena itu, kami mengarahkan agar setiap perusahaan, khususnya yang bergerak di sektor ekstraktif dan berbasis sumber daya alam, mengalokasikan sebagian program CSR untuk pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya,” tegasnya.

Dalam forum tersebut juga dilakukan penandatanganan dan penyerahan komitmen perusahaan kepada Gubernur Kalbar sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas pembangunan daerah tahun 2027. Komitmen itu diharapkan menjadi awal lahirnya lebih banyak program kolaborasi yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kalimantan Barat, termasuk Kota Pontianak. (*istimewa)

Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti

Website Kami

Iklan