Zona Ponti

Karhutla di Kubu Raya Belum Sepenuhnya Padam, Api Kembali Muncul Dekat Rumah Warga

Api kembali menyala di Teluk Kapuas setelah sempat dipadamkan secara manual karena keterbatasan sumber air. Lokasi kebakaran yang dekat dengan rumah warga membuat penanganan lanjutan dan pemantauan menjadi penting.

WWW.ZONAPONTI.COM, KALIMANTAN BARAT – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan untuk mencegah api meluas dan mengancam permukiman warga. Satgas Linmas Satpol PP Provinsi Kalimantan Barat bersama BPBD Provinsi Kalimantan Barat melakukan pemadaman dan pendinginan lanjutan di lahan belakang SMKN 4 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Petugas menyisir area yang sebelumnya terbakar untuk memastikan tidak ada lagi bara, asap maupun titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali. Dari hasil pengecekan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.

Pemadaman dilakukan menggunakan mesin pompa dan jaringan selang. Petugas juga membasahi sejumlah bagian lahan yang masih mengeluarkan asap atau menunjukkan adanya panas.

Selain pemadaman, dua personel BPBD Kabupaten Kubu Raya melakukan patroli dan pemantauan terhadap kemungkinan munculnya hotspot. Sementara itu, lima personel Brimob melakukan survei untuk persiapan pembuatan sumur sebagai salah satu upaya mendukung ketersediaan sumber air di lokasi karhutla.

Api Kembali Muncul di Dekat Rumah Warga

Dalam perjalanan menuju lokasi utama, Tim 2 mendapat laporan dari warga di wilayah Teluk Kapuas, Kecamatan Sungai Raya. Warga meminta bantuan karena terdapat kebakaran lahan yang lokasinya tidak jauh dari rumah.

Petugas kemudian melakukan pengecekan dan menemukan titik api di lahan tersebut. Namun, upaya pemadaman menggunakan mesin pompa belum dapat dilakukan karena tidak tersedia sumber air yang memadai di sekitar lokasi.

Untuk mencegah api menjalar semakin dekat ke rumah warga, petugas melakukan pemadaman secara manual dengan memukul bagian lahan yang terbakar sekaligus memutus jalur penjalaran api.

Upaya tersebut sempat menurunkan intensitas api sehingga kondisi dinilai cukup terkendali. Tim kemudian melanjutkan penanganan di lokasi utama.

Namun, ketika kembali melewati wilayah Teluk Kapuas dalam perjalanan pulang, petugas mendapati api kembali menyala.

Kondisi ini menjadi perhatian karena menunjukkan masih adanya bara atau titik panas yang belum sepenuhnya dapat didinginkan. Terlebih, lokasi kebakaran berada dekat dengan rumah warga.

Penanganan lanjutan dinilai diperlukan, terutama dengan memastikan ketersediaan sumber air agar pemadaman dan pendinginan dapat dilakukan secara menyeluruh.

Hujan Membantu Proses Pendinginan

Di lokasi belakang SMKN 4 Sungai Raya, petugas berhasil memadamkan dan mendinginkan area yang terbakar. Hujan yang turun sekitar pukul 16.15 hingga 16.44 WIB turut membantu membasahi lahan.

Setelah hujan reda, petugas kembali melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang dapat memicu munculnya api kembali.

Meski api di lokasi utama berhasil dikendalikan, karakteristik lahan yang terbakar tetap membutuhkan perhatian. Bara dapat bertahan di bawah permukaan dan kembali memunculkan api ketika kondisi lahan mengering.

Karena itu, pemantauan terhadap lokasi bekas terbakar dan kemungkinan munculnya hotspot baru masih terus dilakukan.

Warga Diminta Tetap Waspada

Kebakaran lahan di Teluk Kapuas menjadi salah satu titik yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Keterbatasan sumber air membuat pemadaman belum dapat dilakukan secara maksimal.

Petugas juga perlu memastikan sarana pemadaman dan sumber air tersedia apabila kembali ditemukan titik api, terutama yang berada di sekitar rumah warga.

Patroli dan pemantauan akan terus dilakukan BPBD Kabupaten Kubu Raya untuk mengantisipasi munculnya titik panas baru.

Masyarakat yang melihat adanya asap atau api di sekitar lahan diminta segera melaporkannya kepada petugas agar dapat ditangani sebelum api meluas dan mengancam rumah maupun lingkungan sekitar. (*istimewa)

Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti

Website Kami

Iklan