Harga Bahan dan Plastik Naik, Penjual Kue di Pontianak Kian Sepi Pembeli
WWW.ZONAPONTI.COM, PONTIANAK – Kenaikan harga bahan baku dan plastik kemasan kini benar-benar dirasakan dampaknya oleh warga Pontianak, terutama mereka yang menggantungkan hidup dari usaha kue rumahan. Dalam beberapa bulan terakhir, para pelaku UMKM mengaku penjualan mereka turun cukup tajam, bahkan ada yang menyebut kondisinya jauh lebih sepi dibanding hari-hari biasa.
Bagi para pembuat kue, lonjakan harga bukan hanya terjadi pada bahan utama seperti tepung, gula, dan telur, tetapi juga pada plastik kemasan yang selama ini menjadi bagian penting dalam penjualan. Harga plastik yang terus naik membuat biaya produksi ikut membengkak. Di tengah kondisi ini, mereka dihadapkan pada pilihan sulit, menaikkan harga jual atau tetap bertahan dengan keuntungan yang semakin menipis.
Di sisi lain, kondisi ekonomi masyarakat juga belum sepenuhnya pulih. Banyak warga mulai mengurangi pengeluaran, termasuk untuk membeli kue atau jajanan. Akibatnya, produk yang biasanya laris kini lebih sering tersisa. Beberapa pedagang bahkan terpaksa mengurangi jumlah produksi agar tidak merugi lebih besar.
Situasi ini membuat pelaku usaha kecil semakin tertekan. Mereka tidak hanya harus memikirkan bagaimana menjaga kualitas produk, tetapi juga bagaimana agar usaha tetap berjalan di tengah biaya yang terus naik dan pembeli yang semakin selektif.
Bagi warga yang bergantung pada usaha kue, kondisi ini bukan sekadar soal dagangan yang sepi, tetapi juga menyangkut kebutuhan hidup sehari-hari. Harapan mereka sederhana: harga bahan bisa kembali stabil, daya beli masyarakat membaik, dan usaha kecil seperti mereka tetap bisa bertahan di tengah tekanan ekonomi yang belum mereda. (*cj)
Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti
Website Kami

