Zona Ponti

Waterfront Pontianak Berlanjut, Hadirkan Ruang Publik dan Peluang Usaha Baru

Lanjutkan Pembangunan Waterfront Segmen Gang Kamboja – H Mursyid (*istimewa)

WWW.ZONAPONTI.COM, PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak kembali melanjutkan penataan kawasan tepi Sungai Kapuas atau waterfront. Program ini bukan sekadar mempercantik kota, tapi juga diharapkan bisa membuka peluang usaha baru dan menggerakkan ekonomi warga.

Pembangunan lanjutan yang dimulai tahun 2026 ini akan difokuskan dari kawasan Gang Kamboja hingga Gang H Mursyid. Proyeknya dirancang bertahap selama tiga tahun, dengan anggaran awal sekitar Rp20 miliar dari APBD Kota Pontianak.

Wali Kota Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa proyek ini merupakan kelanjutan dari program lama yang harus dijaga keberlanjutannya.

“Kita akan melanjutkan pembangunan waterfront karena ini menjadi program kota yang sudah dirintis sejak lama. Jadi harus terus kita lanjutkan, walaupun bertahap, karena ini akan menampilkan wajah Kota Pontianak,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan, konsep yang diusung akan mirip dengan kawasan Parit Besar, namun tetap menghadirkan sentuhan baru yang lebih menarik, ramah lingkungan, dan tetap mempertahankan identitas lokal.

“Nanti akan ada bentuk-bentuk yang unik, instagramable, ramah lingkungan, dan tetap menampilkan kekhasan lokal. Misalnya ada tempat Meriam Karbit, spot rekreasi, olahraga, dan menyatu dengan taman yang akan dibangun di bawah Jembatan Duplikasi Kapuas I,” jelasnya.

Saat ini, pemerintah masih dalam tahap pembahasan teknis. Dalam waktu dekat, sosialisasi ke warga terdampak akan dilakukan, terutama bagi bangunan yang berada di luar batas sempadan sungai. Secara umum, pembebasan lahan tidak banyak, namun tetap ada kemungkinan kompensasi perbaikan bagi warga yang terdampak penataan.

“Kalau ada yang terdampak, nanti ada kompensasi perbaikan sesuai desain yang sudah kita rencanakan. Jadi kita ingin penataannya tetap berjalan dengan baik,” katanya.

Menurutnya, pembangunan waterfront ini diharapkan memberi dampak luas, mulai dari peningkatan pariwisata, pertumbuhan ekonomi, hingga membuka lapangan kerja baru. Karena itu, dukungan dari berbagai pihak masih dibutuhkan.

“Kita ingin ini tuntas. Tidak hanya mengandalkan APBD kota, tapi juga berharap ada dukungan dari provinsi dan pusat. Karena Sungai Kapuas ini juga berada di bawah kewenangan balai besar,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas yang sudah dibangun agar tetap awet dan bisa dimanfaatkan bersama dalam jangka panjang.

“Kita berharap seluruh masyarakat ikut menjaga aset yang sudah dibangun. Karena tanpa kerja sama, akan sulit menjaga infrastruktur itu tetap baik. Jadi kita desain juga agar aman, tidak mudah dirusak, tidak mudah dicuri, dan tetap nyaman dimanfaatkan bersama,” pungkasnya. (*Istimewa)

Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti

Website Kami

Iklan