Zona Ponti

Celine Olivia, Siswi SMKN 5 Pontianak yang Lolos Paskibraka Nasional 2026: Menembus Seleksi Ketat Lewat Disiplin, Dukungan Orang Tua dan Tekad yang Kuat

Celine Olivia, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2026. (*istimewa)

WWW.ZONAPONTI.COM, PONTIANAK – Rasa bangga dan haru menyelimuti keluarga besar SMKN 5 Pontianak setelah salah satu siswinya, Celine Olivia, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2026. Keberhasilan tersebut menjadikan Celine sebagai salah satu putri terbaik Kalimantan Barat yang akan bertugas membawa nama daerah di tingkat nasional pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di balik pencapaian itu, tersimpan perjalanan panjang yang penuh perjuangan. Celine harus melalui berbagai tahapan seleksi yang ketat dan bersaing dengan pelajar-pelajar terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Namun berkat kerja keras, disiplin, serta dukungan dari keluarga dan lingkungan sekolah, ia mampu melewati seluruh proses hingga akhirnya dinyatakan lolos ke tingkat nasional.

Celine mengaku ketertarikannya terhadap dunia Paskibraka sudah muncul sejak lama. Sejak masih duduk di bangku sekolah, ia sering menyaksikan prosesi pengibaran bendera pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Sosok para anggota Paskibraka yang tampil tegap, disiplin, dan penuh tanggung jawab membuatnya terinspirasi untuk mengikuti jejak mereka.

Keinginan tersebut kemudian semakin kuat ketika ia memasuki jenjang sekolah menengah. Kesempatan untuk mengikuti seleksi Paskibraka pun tidak disia-siakannya. Dengan tekad yang besar, Celine mulai mempersiapkan diri jauh sebelum tahapan seleksi dimulai.

Menurutnya, menjadi anggota Paskibraka bukan hanya soal kemampuan baris-berbaris. Seorang peserta juga harus memiliki kondisi fisik yang prima, mental yang kuat, wawasan kebangsaan yang baik, serta karakter yang mencerminkan nilai-nilai kedisiplinan dan kepemimpinan.

Karena itu, ia berusaha mempersiapkan diri secara menyeluruh. Selain mengikuti latihan fisik secara rutin, Celine juga memperbanyak pengetahuan mengenai kebangsaan, sejarah Indonesia, hingga nilai-nilai Pancasila yang menjadi salah satu materi penting dalam proses seleksi.

“Sejak awal saya memang menargetkan bisa memberikan hasil terbaik. Karena itu saya berusaha mempersiapkan semuanya dengan serius,” ujarnya.

Perjalanan menuju tingkat nasional dimulai dari seleksi di daerah. Pada tahap ini, peserta harus mengikuti berbagai rangkaian tes yang dirancang untuk menjaring calon anggota terbaik. Seleksi meliputi pemeriksaan kesehatan, tes postur tubuh, tes kebugaran jasmani, psikotes, wawancara, hingga kemampuan peraturan baris-berbaris.

Persaingan yang dihadapi tidak mudah. Seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan pelajar-pelajar pilihan yang telah lolos dari tahapan sebelumnya. Hal itu membuat setiap peserta harus menunjukkan kemampuan terbaiknya agar dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

Celine mengaku salah satu tantangan terbesar selama mengikuti seleksi adalah menjaga konsistensi performa. Sebab proses seleksi berlangsung dalam beberapa tahapan dan membutuhkan kesiapan fisik maupun mental yang stabil.

Ia harus membagi waktu antara kegiatan belajar di sekolah dengan jadwal latihan yang cukup padat. Tidak jarang ia harus memanfaatkan waktu luang untuk berlatih atau mempersiapkan diri menghadapi tahapan seleksi berikutnya.

Meski demikian, ia menganggap seluruh proses tersebut sebagai bagian dari pembelajaran yang berharga. Setiap tantangan yang dihadapi justru menjadi motivasi untuk terus berkembang dan membuktikan kemampuannya.

Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting yang menguatkan langkahnya. Orang tua selalu memberikan semangat dan doa agar dirinya dapat menjalani setiap tahapan seleksi dengan lancar.

Menurut Celine, dukungan tersebut memberikan energi tambahan ketika dirinya mulai merasa lelah atau menghadapi tekanan selama proses seleksi. Kehadiran keluarga menjadi pengingat bahwa perjuangan yang dilakukan tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk membanggakan orang-orang terdekat.

Selain keluarga, pihak sekolah juga memberikan dukungan penuh. Guru-guru dan teman-teman di SMKN 5 Pontianak terus memberikan motivasi agar ia tetap percaya diri dan fokus menjalani proses seleksi.

Bimbingan dari para pelatih juga menjadi faktor yang tidak kalah penting. Selama menjalani pembinaan, Celine memperoleh banyak arahan terkait teknik baris-berbaris, pembentukan karakter, hingga kesiapan mental menghadapi kompetisi yang semakin ketat.

Ia mengaku banyak belajar mengenai arti kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama tim, serta kepemimpinan. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting yang tidak hanya berguna selama proses seleksi, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Keberhasilan lolos ke tingkat nasional menjadi momen yang tidak akan dilupakannya. Celine mengaku sempat tidak menyangka ketika namanya diumumkan sebagai salah satu wakil Kalimantan Barat yang akan mengikuti Paskibraka Nasional.

Rasa syukur langsung terucap ketika mengetahui hasil tersebut. Baginya, pencapaian itu merupakan buah dari kerja keras yang selama ini dijalani bersama dukungan banyak pihak.

Namun demikian, ia menyadari bahwa perjalanan belum berakhir. Setelah dinyatakan lolos, masih ada tahapan pemusatan pendidikan dan pelatihan yang harus dijalani bersama peserta dari seluruh Indonesia.

Dalam masa pelatihan tersebut, para anggota Paskibraka Nasional akan mendapatkan pembinaan intensif untuk mempersiapkan diri menghadapi tugas pengibaran dan penurunan bendera pada upacara kenegaraan di tingkat nasional.

Celine bertekad memanfaatkan kesempatan tersebut untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Ia ingin memberikan penampilan terbaik sekaligus menjaga nama baik Kalimantan Barat di hadapan peserta dari seluruh provinsi.

Keberhasilannya mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Prestasi yang diraih dinilai menjadi bukti bahwa pelajar Kalimantan Barat memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional.

Bagi SMKN 5 Pontianak, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Sekolah berharap keberhasilan Celine dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk berani bermimpi besar dan berusaha mewujudkannya melalui kerja keras serta disiplin.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, kisah Celine Olivia menghadirkan pesan positif bahwa keberhasilan tidak datang secara instan. Prestasi diraih melalui proses panjang yang membutuhkan komitmen, ketekunan, dan kesungguhan.

Melalui perjuangannya menembus seleksi Paskibraka Nasional 2026, Celine tidak hanya membawa kebanggaan bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga menjadi representasi semangat generasi muda Kalimantan Barat yang siap berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Dengan tugas besar yang menanti di depan, ia berharap dapat menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya serta menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk terus mengejar cita-cita tanpa mengenal kata menyerah. (*istimewa)

Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti

Website Kami

Iklan