Zona Ponti

Demi Kenyamanan Warga, Pemkot Pontianak Tertibkan Reklame untuk Lanjutkan Pembangunan Trotoar Ahmad Yani

Kepala Dinas PUPR Kota Pontianak, Firayanta, meninjau langsung proses pembongkaran sejumlah reklame di Jalan Ahmad Yani, Selasa malam. Penertiban dilakukan sebagai tahap persiapan pembangunan trotoar lanjutan yang bertujuan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki di Kota Pontianak.

WWW.ZONAPONTI.COM, PONTIANAK – Masyarakat yang melintas di Jalan Ahmad Yani akan segera menikmati trotoar yang lebih lebar, aman, dan nyaman. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kota Pontianak mulai menertibkan sejumlah reklame yang berada di jalur pembangunan trotoar lanjutan.

Penertiban dilakukan pada malam hari agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas yang pada siang hari cukup padat. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan pembangunan trotoar di ruas Jalan Ahmad Yani, mulai dari kawasan Sepakat hingga depan Rumah Dinas Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dan berlanjut sampai Simpang Pajak.

Kepala Dinas PUPR Kota Pontianak, Firayanta, mengatakan pembongkaran dilakukan karena sejumlah reklame dan tiang FTO berada tepat di lokasi yang akan dikerjakan.

“Pembongkaran reklame pada malam hari ini kita lakukan karena Pemerintah Kota akan melaksanakan pembangunan trotoar lanjutan di Jalan Ahmad Yani. Di lokasi pekerjaan terdapat beberapa reklame dan tiang FTO yang masuk dalam area pembangunan sehingga harus dibongkar,” ujarnya.

Menurut Firayanta, sebelum pembongkaran dilakukan, Pemerintah Kota telah menyampaikan pemberitahuan kepada para pemilik reklame melalui surat resmi dan rapat koordinasi. Pemilik juga diberikan kesempatan untuk membongkar reklamenya secara mandiri.

Namun hingga batas waktu yang telah disepakati, reklame tersebut belum dipindahkan sehingga proses pembongkaran akhirnya dilakukan oleh tim terpadu yang terdiri dari Dinas PUPR, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan DPMPTSP.

Pembangunan trotoar ini tidak hanya menghadirkan ruang berjalan kaki yang lebih luas, tetapi juga dibarengi dengan pembangunan saluran drainase, pemasangan batu alam, serta penanaman kembali pohon peneduh. Firayanta menyebut lebar trotoar akan bervariasi antara 6 hingga 8 meter, menyesuaikan kondisi di lapangan.

Meski demikian, masyarakat diimbau untuk bersabar selama proses pembangunan berlangsung. Selama beberapa bulan ke depan, diperkirakan akan terjadi penyempitan di sebagian ruas Jalan Ahmad Yani karena adanya pekerjaan penggalian dan konstruksi.

“Di bawah trotoar akan dibangun saluran drainase. Nantinya ada pekerjaan penggalian, pengecoran, pemasangan batu alam, hingga penanaman kembali pohon. Karena itu, dalam beberapa bulan ke depan kemungkinan akan terjadi penyempitan di sisi jalan yang sedang dikerjakan,” kata Firayanta.

Pemerintah Kota berharap pembangunan trotoar ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, mulai dari meningkatnya keselamatan pejalan kaki, akses yang lebih nyaman bagi penyandang disabilitas, hingga terciptanya wajah Jalan Ahmad Yani yang lebih tertata sebagai salah satu koridor utama Kota Pontianak. (*Fhn)

Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti

Website Kami

Iklan