Zona Ponti

Festival 1000 Bakcang Jadi Ruang Kebersamaan dan Penggerak Ekonomi Warga Pontianak

Festival 1000 Bakcang Dibagikan Gratis (*istimewa)

WWW.ZONAPONTI.COM, PONTIANAK – Festival 1000 Bakcang yang digelar di Taman Alun Kapuas bukan sekadar ajang menikmati kuliner tradisional, tetapi juga menjadi ruang yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat dalam semangat kebersamaan dan keberagaman. Melalui kegiatan ini, warga diajak untuk melihat bahwa makanan khas tidak hanya memiliki cita rasa, tetapi juga menyimpan nilai budaya yang mempererat hubungan antarwarga.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menilai bakcang memiliki makna yang mencerminkan kehidupan masyarakat Pontianak yang hidup berdampingan dalam keberagaman. Beragam bahan yang menyatu dalam satu bungkus bakcang dianggap menggambarkan semangat persatuan masyarakat dari berbagai latar belakang suku, budaya, dan agama yang bersama-sama membangun Kota Pontianak.

Menurutnya, nilai kebersamaan tersebut sejalan dengan karakter Pontianak yang dikenal sebagai kota yang dihuni masyarakat multikultural. Kehadiran berbagai etnis yang hidup rukun selama bertahun-tahun menjadi kekuatan sosial yang terus dijaga dan dirawat oleh seluruh warga.

Festival 1000 Bakcang juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya masyarakat Tionghoa yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan Kota Pontianak. Keberagaman budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat dinilai turut memperkaya identitas kota serta memperkuat citra Pontianak sebagai kota budaya yang terbuka bagi semua kalangan.

Selain menjadi sarana pelestarian budaya, festival ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama pelaku usaha kuliner dan UMKM. Ramainya pengunjung yang datang untuk menikmati berbagai sajian makanan membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pedagang serta mendorong perputaran ekonomi lokal.

Bagi banyak warga, kegiatan seperti Festival 1000 Bakcang bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga kesempatan untuk mempererat silaturahmi, mengenal budaya satu sama lain, dan memperkuat rasa memiliki terhadap kota yang dihuni bersama.

Edi berharap bakcang dapat berkembang menjadi salah satu ikon kuliner khas Pontianak yang mudah ditemukan setiap hari, tidak hanya saat perayaan atau festival. Dengan demikian, masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Pontianak memiliki lebih banyak pilihan kuliner khas yang merepresentasikan kekayaan budaya kota ini.

Pontianak sendiri semakin dikenal sebagai salah satu tujuan wisata kuliner di Kalimantan Barat. Beragam makanan khas dari berbagai etnis menjadi daya tarik tersendiri yang membuat banyak pengunjung ingin kembali menikmati suasana dan cita rasa kuliner kota ini.

Karena itu, penguatan sektor kuliner berbasis budaya dinilai penting untuk terus dilakukan. Selain menjaga warisan budaya, langkah tersebut juga mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat, memperluas promosi pariwisata daerah, serta memperkuat identitas Pontianak sebagai kota yang tumbuh dari keberagaman dan kebersamaan warganya. (*istimewa)

Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti

Website Kami

Iklan