Harga BBM Nonsubsidi Resmi Turun, Ini Daftar Tarif Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR dan Vivo
WWW.ZONAPONTI.COM, NASIONAL – Kabar baik datang bagi masyarakat yang menggunakan BBM nonsubsidi. Sejumlah perusahaan penyalur BBM di Indonesia, seperti Pertamina, Shell Indonesia, BP-AKR, Vivo Energy Indonesia, dan Mobil Indostation, kompak menurunkan harga beberapa produk bahan bakar mereka.
Penyesuaian harga ini membuat biaya pengisian bahan bakar untuk sejumlah kendaraan menjadi lebih ringan, terutama bagi pengguna BBM jenis diesel dan bahan bakar beroktan tinggi.
PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga tiga produk BBM nonsubsidi. Pertamax Turbo kini dijual Rp19.300 per liter, turun Rp1.450 dari sebelumnya Rp20.750 per liter. Pertamina Dex juga mengalami penurunan cukup besar, dari Rp24.800 menjadi Rp21.150 per liter atau turun Rp3.650 per liter. Sementara Dexlite turun Rp3.300 per liter, dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter.
Penyesuaian serupa dilakukan BP-AKR. Harga BP Ultimate Diesel turun signifikan dari Rp25.060 menjadi Rp21.340 per liter. Sementara itu, harga BP 92 tetap Rp16.670 per liter dan BP Ultimate masih dipertahankan di Rp17.240 per liter.
Shell Indonesia juga menurunkan harga Shell V-Power Diesel menjadi Rp21.340 per liter dari sebelumnya Rp24.490 per liter. Adapun harga Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ belum tercantum dalam daftar harga terbaru yang diumumkan perusahaan.
Di sisi lain, Vivo Energy Indonesia menetapkan harga Vivo Revvo 92 sebesar Rp16.670 per liter, Vivo Revvo 95 Rp17.240 per liter, serta Vivo Diesel Primus Rp21.340 per liter. Sementara Mobil Indostation mempertahankan harga Gasoline 92 di angka Rp16.670 per liter.
Untuk produk Pertamina, harga Pertamax tetap Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 masih dipatok Rp17.000 per liter. Harga kedua produk tersebut belum mengalami perubahan sejak 10 Juni 2026.
Penyesuaian harga BBM dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari pergerakan harga minyak mentah dunia, kebijakan fiskal pemerintah, kondisi perekonomian nasional, hingga kemampuan daya beli masyarakat. Dengan turunnya harga sejumlah BBM nonsubsidi, diharapkan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan bahan bakar yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing. (*cj)
Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti
Website Kami

