Sejak beberapa hari terakhir, peningkatan jumlah pengunjung terlihat di sejumlah toko buku, pusat alat tulis, hingga gerai perlengkapan sekolah. Rak-rak yang menjual buku tulis, pensil, pulpen, tas sekolah, tempat minum, hingga perlengkapan menggambar menjadi lokasi yang paling banyak didatangi pembeli.
Bagi banyak keluarga, momen menjelang tahun ajaran baru bukan sekadar berbelanja kebutuhan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan anak untuk memasuki lingkungan belajar yang baru. Tak sedikit orang tua yang mengajak anak memilih sendiri perlengkapan sekolah agar mereka lebih bersemangat saat kembali ke bangku pendidikan.
Salah seorang warga Pontianak, Rina, mengaku sengaja berbelanja lebih awal untuk menghindari keramaian yang biasanya memuncak beberapa hari sebelum sekolah dimulai. Menurutnya, kebutuhan sekolah anak perlu dipersiapkan sejak dini agar tidak terburu-buru.
“Kalau belanja sekarang pilihan barang masih banyak. Anak juga bisa memilih sendiri tas dan alat tulis yang disukai,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Dedi, warga lainnya yang tengah membeli perlengkapan sekolah untuk dua anaknya. Ia mengatakan pengeluaran menjelang tahun ajaran baru memang cukup besar karena harus membeli berbagai kebutuhan sekaligus.
Meski demikian, ia berusaha menyesuaikan belanja dengan kebutuhan yang benar-benar diperlukan. Buku tulis, alat tulis, dan perlengkapan yang sudah tidak layak pakai menjadi prioritas utama untuk diganti.
Meningkatnya aktivitas belanja juga membawa dampak positif bagi para pedagang. Sejumlah pemilik toko mengaku mulai merasakan kenaikan transaksi dibandingkan hari biasa. Permintaan paling banyak berasal dari produk kebutuhan dasar sekolah seperti buku tulis, pensil, penghapus, penggaris, serta tas sekolah.
Beberapa toko bahkan menyiapkan stok lebih banyak untuk mengantisipasi lonjakan pembeli menjelang hari pertama masuk sekolah. Selain itu, berbagai promo dan potongan harga juga ditawarkan untuk membantu masyarakat mendapatkan perlengkapan sekolah dengan harga yang lebih terjangkau.
Bagi para pelaku usaha, musim tahun ajaran baru menjadi salah satu periode yang paling dinantikan setiap tahun. Momen ini tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari pedagang alat tulis, percetakan, hingga usaha perlengkapan sekolah lainnya.
Di sisi lain, warga berharap harga kebutuhan sekolah tetap stabil sehingga tidak terlalu membebani anggaran keluarga. Terlebih di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat, pengeluaran untuk pendidikan anak menjadi salah satu prioritas yang harus dipenuhi.
Dengan semakin dekatnya hari masuk sekolah, aktivitas belanja perlengkapan pendidikan diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan. Suasana toko yang ramai menjadi gambaran antusiasme masyarakat dalam menyambut tahun ajaran baru sekaligus harapan agar anak-anak dapat memulai proses belajar dengan perlengkapan yang memadai dan semangat yang baru. (*cj)