Zona Ponti

Jemaah Haji Pontianak Mulai Kembali ke Tanah Air, Keluarga Sambut dengan Haru dan Syukur

Jemaah Haji Pontianak Tiba di Batam, Bahasan_ Semoga Menjadi Haji Mabrur (*istimewa)

WWW.ZONAPONTI.COM, PONTIANAK – Kabar gembira datang bagi ribuan keluarga di Kota Pontianak. Sebanyak 403 jemaah haji asal Pontianak yang tergabung dalam Kloter 15 tiba di Bandara Hang Nadim Batam pada Rabu (17/6/2026) sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke Kalimantan Barat. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, di Asrama Haji Batam.

Sehari sebelumnya, sebanyak 132 jemaah asal Pontianak juga telah lebih dulu tiba dan disambut oleh Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah. Kehadiran para jemaah menjadi momen yang dinantikan keluarga setelah menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci selama beberapa pekan.

Para jemaah mengikuti proses penerimaan di Asrama Haji Batam sebelum diberangkatkan secara bertahap menuju Pontianak untuk kembali berkumpul bersama keluarga dan kerabat.

Dari total 1.509 jemaah haji asal Pontianak yang berangkat tahun ini, tercatat tiga orang meninggal dunia, terdiri dari satu jemaah yang wafat di Tanah Suci dan dua lainnya di Batam. Atas musibah tersebut, Bahasan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya para jemaah haji. Semoga amal ibadah mereka diterima Allah SWT dan memperoleh predikat haji mabrur. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan,” ujarnya.

Di tengah suasana haru, Pemerintah Kota Pontianak juga bersyukur karena jemaah yang tiba pada gelombang kedatangan tersebut dalam kondisi sehat dan selamat.

“Alhamdulillah, jemaah yang datang hari ini sehat. Semoga kesehatan mereka tetap terjaga hingga tiba kembali di Pontianak dan berkumpul dengan keluarga,” kata Bahasan.

Ia berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama berhaji dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

“Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan mampu menebarkan nilai-nilai kebaikan, kepedulian, serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Proses kepulangan jemaah haji asal Pontianak dijadwalkan berlangsung hingga Jumat. Pemerintah Kota Pontianak bersama berbagai pihak terkait terus memastikan seluruh tahapan pemulangan berjalan aman dan nyaman.

Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menyampaikan bahwa proses kedatangan jemaah sejauh ini berlangsung lancar. Meski terdapat beberapa jemaah yang mengalami gangguan kesehatan, seluruhnya telah mendapatkan penanganan dari petugas medis sesuai prosedur.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian kedatangan berjalan lancar. Ada beberapa jemaah yang membutuhkan perhatian kesehatan, namun semuanya telah ditangani dengan baik oleh petugas,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemulangan jemaah, mulai dari petugas haji, pemerintah daerah, hingga tenaga kesehatan yang bertugas mendampingi para jemaah.

“Terima kasih kepada seluruh petugas yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab. Berkat kolaborasi yang baik, para jemaah dapat kembali ke daerah asal dengan aman dan nyaman,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Rombongan Kloter BTH 15, H Muhammad Habibi Sarabiti, menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 semakin tertata dan memberikan kenyamanan bagi para jemaah. Menurutnya, pelayanan yang diterima sejak keberangkatan hingga kepulangan berjalan baik dan didukung sistem yang semakin terintegrasi.

“Alhamdulillah, sejak berangkat hingga kembali ke tanah air kami merasakan pelayanan yang sangat baik. Seluruh proses sudah berbasis sistem sehingga kebutuhan jemaah dapat terpantau dengan baik,” ujarnya.

Habibi mengungkapkan bahwa berbagai fasilitas yang tersedia selama berada di Tanah Suci membantu jemaah menjalankan ibadah dengan lebih tenang. Ia juga mengapresiasi kesigapan tenaga kesehatan yang selalu siap memberikan bantuan kepada jemaah yang membutuhkan.

“Dokter dan petugas kesehatan bekerja luar biasa. Mereka sangat sigap membantu sehingga kondisi kesehatan jemaah tetap terjaga selama menjalankan ibadah,” katanya.

Meski harus menghadapi suhu udara yang sangat tinggi di Makkah dan Madinah, para jemaah tetap mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan baik. Beberapa jemaah mengalami gangguan kesehatan ringan seperti batuk dan pilek, namun kondisi tersebut dapat ditangani dengan baik.

Bagi Habibi, perjalanan haji bukan hanya tentang menjalankan rukun Islam kelima, tetapi juga menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya kepedulian dan semangat saling membantu sesama.

“Haji mengajarkan bahwa hidup tidak bisa dijalani sendiri. Ketika kita membantu orang lain, pertolongan juga akan datang kepada kita. Nilai itulah yang paling membekas dan akan saya bawa pulang ke tengah masyarakat,” pungkasnya.

Kepulangan para jemaah haji ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga yang telah lama menanti. Selain membawa cerita dan pengalaman spiritual dari Tanah Suci, para jemaah diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan keimanan dalam kehidupan sehari-hari. (*istimewa)

Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti

Website Kami

Iklan