Zona Ponti

Kunjungan Wali Kota Edi Jadi Suntikan Semangat Kafilah Pontianak di MTQ ke-34 Kalbar

Wako Edi Beri Semangat Kafilah Pontianak (*istimewa)

WWW.ZONAPONTI.COM, PONTIANAK – Harapan warga Kota Pontianak untuk melihat kafilahnya meraih prestasi terbaik di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat terus mengalir. Dukungan itu juga ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang mengunjungi kafilah Kota Pontianak di Kabupaten Kayong Utara, Minggu (2/8/2026) sore.

Kedatangan Edi bersama Ketua TP PKK Kota Pontianak dan jajaran Pemerintah Kota Pontianak disambut Ketua LPTQ Kota Pontianak Amirullah, para official, pelatih, pembimbing, serta seluruh peserta kafilah. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak mewarnai pertemuan tersebut.

Di hadapan para peserta, Edi memberikan motivasi agar seluruh kafilah tampil percaya diri dan mengeluarkan kemampuan terbaik saat berlaga membawa nama Kota Pontianak.

“Keberadaan kami di sini sebagai bentuk dukungan dan penyemangat. Mudah-mudahan adik-adik semua bisa tampil maksimal di setiap cabang yang diikuti,” ujarnya.

Menurut Edi, kesiapan fisik menjadi salah satu kunci penting untuk meraih hasil terbaik. Karena itu, ia mengingatkan para peserta agar menjaga kesehatan selama berada di Kayong Utara yang memiliki cuaca cukup panas.

Ia mengimbau peserta menjaga pola makan, memperbanyak istirahat, serta menghindari kebiasaan yang dapat mengganggu kondisi tubuh menjelang perlombaan.

“Cuaca di Kayong juga cukup panas. Jadi harus pandai menjaga kondisi tubuh. Jangan terlalu banyak minum es supaya tidak batuk. Kalau mau tampil, memang harus sedikit menjaga diri agar penampilan tetap optimal,” pesannya.

Tak hanya kepada peserta, Edi juga meminta para official dan pendamping memberikan perhatian penuh terhadap kebutuhan seluruh anggota kafilah, mulai dari makanan, konsumsi hingga kenyamanan selama mengikuti rangkaian kegiatan MTQ.

Bagi Edi, MTQ bukan sekadar ajang mengejar gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan membaca, memahami, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Meski demikian, ia tetap mendorong kafilah Kota Pontianak menargetkan hasil terbaik. Menurutnya, peserta tidak hanya harus menjadi juara, tetapi juga mampu meraih nilai tinggi agar memiliki peluang mewakili Kalimantan Barat pada ajang MTQ tingkat nasional.

“Yang kita kejar bukan hanya juara, tetapi juga nilai tertinggi. Karena kalau nanti mewakili Kalbar ke tingkat nasional, persaingannya tentu lebih berat dan nilai yang dibutuhkan juga semakin tinggi,” jelasnya.

Edi berharap para peserta yang berhasil menjadi juara di tingkat provinsi mampu melanjutkan prestasi hingga tingkat nasional bahkan internasional. Prestasi tersebut diyakini akan menjadi kebanggaan bukan hanya bagi peserta dan keluarga, tetapi juga seluruh masyarakat Kota Pontianak.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Pontianak juga menyiapkan bonus bagi peserta yang berhasil meraih juara. Dalam kesempatan itu, Wali Kota turut menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada kafilah Kota Pontianak sebagai tambahan motivasi.

“Nanti bagi yang berhasil menjadi juara satu tentu akan ada bonus. Ini sebagai penyemangat agar adik-adik semakin termotivasi memberikan penampilan terbaik,” ungkapnya.

Edi mengingatkan, perjuangan para peserta tidak dimulai saat berada di Kayong Utara, melainkan telah melalui proses panjang sejak seleksi tingkat kecamatan hingga kota sebelum akhirnya dipercaya mewakili Pontianak di tingkat provinsi.

Ia berharap seluruh kerja keras, latihan, dan doa yang telah dilakukan selama ini dapat membuahkan hasil membanggakan.

“Selamat berlomba, selamat berkompetisi. Persiapan sudah dilakukan sejak lama. Mudah-mudahan seluruh ikhtiar yang sudah dilakukan membawa hasil terbaik dan mengantarkan kafilah Kota Pontianak melangkah ke tingkat nasional,” pungkasnya. (*istimewa)

Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti

Website Kami

Iklan