Zona Ponti

MTQ Jadi Ajang Mencetak Generasi Qurani yang Membanggakan Pontianak

Kualitas Peserta MTQ Harus Standar Nasional (*istimewa)

WWW.ZONAPONTI.COM, PONTIANAK – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Kota Pontianak diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Quran, tetapi juga mampu melahirkan generasi Qurani yang dapat mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional dan internasional.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai masyarakat patut berbangga karena selama ini Kota Pontianak telah melahirkan sejumlah qari dan qariah berprestasi yang mampu bersaing di berbagai ajang MTQ tingkat nasional maupun internasional. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menghasilkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga menjadi teladan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kualitas peserta MTQ perlu terus ditingkatkan agar mampu mencapai standar penilaian terbaik yang dapat bersaing di tingkat nasional. Dengan kualitas yang semakin baik, peluang membawa nama Pontianak dan Kalimantan Barat ke tingkat yang lebih tinggi juga semakin terbuka.

Ia berharap seluruh proses penilaian berjalan objektif sehingga mampu menghasilkan peserta terbaik yang benar-benar memiliki kualitas dan kemampuan yang mumpuni. MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar di Kabupaten Kayong Utara juga menjadi momentum penting untuk mengukur kesiapan para peserta dalam menghadapi persaingan yang lebih luas.

Bagi masyarakat, keberadaan MTQ tidak hanya memberikan ruang bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan mereka, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan keharmonisan sosial. Di tengah perkembangan Kota Pontianak yang terus bertumbuh dengan berbagai tantangan sosial yang dihadapi, nilai-nilai Al-Quran dinilai dapat menjadi pedoman dalam menjaga kehidupan masyarakat yang rukun dan damai.

Karena itu, peran seluruh elemen masyarakat dinilai sangat penting. Tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, organisasi Islam, hingga warga di lingkungan masing-masing diharapkan dapat bersama-sama menjaga suasana kota yang aman, harmonis, toleran, dan penuh semangat kebersamaan.

Wali Kota berharap semangat MTQ tidak hanya terasa di arena perlombaan, tetapi juga dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran diharapkan semakin dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga hingga kehidupan bermasyarakat.

“Harapan kita, MTQ ini semakin mempererat ukhuwah Islamiah dan silaturahmi antarwarga. Yang terpenting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Quran benar-benar menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat Kota Pontianak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke-34 Kota Pontianak Yusnaldi menjelaskan, sebanyak 269 peserta dari enam kecamatan ambil bagian dalam ajang yang berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Juni 2026. Berbagai cabang perlombaan digelar di sejumlah lokasi, termasuk Taman Alun Kapuas, Aula Lingkungan Kantor Wali Kota Pontianak, Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah, serta Masjid Al-Khalifah.

Terdapat tujuh cabang yang diperlombakan, mulai dari Tilawah Al-Quran, Qiraat Sab’ah, Hifzil Quran, Syarhil Quran, Fahmil Quran, Khattil Quran hingga Karya Tulis Ilmiah Hadis. Beragam kategori tersebut memberikan kesempatan kepada peserta dari berbagai kelompok usia dan kemampuan untuk menunjukkan bakat serta kecintaannya terhadap Al-Quran.

Melalui penyelenggaraan MTQ, masyarakat juga diharapkan semakin terdorong untuk menumbuhkan budaya literasi Qurani dan memperkuat dakwah yang menyejukkan. Dengan demikian, Al-Quran tidak hanya menjadi bacaan, tetapi juga menjadi sumber inspirasi dalam membangun karakter, mempererat persaudaraan, dan menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik di Kota Pontianak. (*istimewa)

Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti

Website Kami

Iklan