Pemprov Kalbar Perluas Pasar Murah untuk Jaga Harga Pangan di 14 Kabupaten/Kota
WWW.ZONAPONTI.COM, PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya menjaga harga bahan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat di 14 kabupaten/kota. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperbanyak kegiatan pasar murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di tengah potensi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, terutama ketika harga komoditas tertentu mulai mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar, Manto, mengatakan pelaksanaan intervensi pasar disesuaikan dengan hasil pemantauan harga serta kondisi di masing-masing daerah.
“Untuk mengantisipasi tren kenaikan harga bahan pokok, selain kami memantau dengan data-data yang akurat dan standby dengan pasukan kita di 14 kabupaten/kota, kami juga akan melakukan gerakan pangan murah atau pasar murah. Kami berkolaborasi,” ujar Manto.
Hingga September 2026, Dinas Ketahanan Pangan Kalbar telah melaksanakan 48 kali Gerakan Pangan Murah. Sebanyak 16 kegiatan di antaranya menggunakan subsidi dari APBD Provinsi Kalbar, sementara 32 kegiatan lainnya memanfaatkan komoditas pangan bersubsidi dari pemerintah pusat melalui Bulog dan Badan Pangan Nasional.
Selain GPM, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Kalbar juga telah menggelar 22 kali operasi pasar murah.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara terkoordinasi agar masyarakat di berbagai wilayah dapat memperoleh akses terhadap pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Manto menjelaskan, antarinstansi mengatur lokasi pelaksanaan secara bergiliran sehingga kegiatan tidak terkonsentrasi di tempat yang sama.
“Biasanya kami melakukan kegiatan dengan berkoordinasi bergiliran. Kalau kami yang melakukan di satu titik, maka mereka tidak akan melakukan di titik yang sama,” jelasnya.
Dengan pola tersebut, pemerintah berupaya memperluas jangkauan pasar murah ke lebih banyak wilayah. Harapannya, masyarakat yang membutuhkan dapat lebih mudah memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau sekaligus membantu menjaga daya beli di tengah dinamika harga pangan. (*istimewa)
Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti
Website Kami

