Ketua TP PKK Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie, menjelaskan bahwa pendekatan ini dipilih agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program Setia Peduli Daerah bersama PKK (SEPEDA PKK) yang fokus pada kepedulian sosial.
“Di Hari Kartini tahun ini, kami ingin kegiatan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu kami turun langsung, melibatkan lansia yang tetap aktif dan mandiri, sekaligus memberikan bantuan sembako,” ujarnya.
Pada tahap awal, sebanyak 60 lansia menerima bantuan sembako. Bantuan ini diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus memberi semangat agar para lansia tetap sehat dan mandiri.
Yanieta juga berharap ke depan lebih banyak lansia yang bisa merasakan manfaat program ini. Menurutnya, peringatan Hari Kartini bukan sekadar mengenang, tetapi juga menjadi dorongan agar perempuan terus bergerak dan berkontribusi di lingkungan masing-masing.
“Perempuan hari ini harus aktif, kreatif, dan berani mengambil peran. Tidak hanya di keluarga, tetapi juga di tengah masyarakat,” tambahnya.
Salah satu penerima bantuan, Bahtiah (64), mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan. Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan keluarganya.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat. Terima kasih, semoga yang membantu selalu diberi kesehatan,” ucapnya. (*istimewa)