MTQ Tingkat Kecamatan Perkuat Semangat Cinta Al-Qur’an di Tengah Masyarakat
WWW.ZONAPONTI.COM, PONTIANAK – Warga yang menghadiri penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Kecamatan Pontianak Kota Tahun 2026 tidak hanya menyaksikan perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga melihat semangat pembinaan generasi muda yang terus dijaga di tengah perkembangan zaman. Kegiatan ini dinilai menjadi ruang penting untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, terhadap Al-Qur’an.
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, mengatakan pembinaan qari dan qariah tidak bisa dilakukan secara instan. Menurutnya, diperlukan proses panjang, kerja keras, pemahaman yang mendalam, serta keikhlasan dari semua pihak, mulai dari keluarga, guru, hingga lembaga pembinaan.
Dalam penutupan MTQ yang digelar Jumat (15/5/2026), ia menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak, LPTQ kecamatan, panitia, dewan hakim, serta masyarakat yang terus mendukung pelaksanaan MTQ sebagai bagian dari pembinaan generasi Qurani di lingkungan masyarakat.
Bahasan menilai MTQ bukan sekadar ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga sarana pendidikan karakter dan pembentukan akhlak generasi muda. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting agar anak-anak hingga orang dewasa memiliki ruang untuk belajar, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap semangat pembinaan terus dijaga sehingga Kota Pontianak dapat melahirkan qari dan qariah berprestasi yang mampu bersaing hingga tingkat lebih tinggi, sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat.
Kepada peserta yang berhasil meraih juara, Bahasan berpesan agar kemenangan menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Ia juga berharap para pemenang mampu memberi semangat kepada generasi muda lainnya untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an.
Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia meminta agar tetap percaya diri dan tidak menyerah. Menurutnya, proses belajar dan latihan merupakan bagian penting dalam membentuk kemampuan dan mental generasi muda.
Bahasan menegaskan bahwa nilai utama dalam MTQ bukan hanya soal kemenangan, melainkan kesungguhan dalam mencintai dan mempelajari Al-Qur’an. Ia menilai kegiatan keagamaan seperti MTQ perlu terus diperkuat karena mampu menjadi benteng pembinaan moral di tengah tantangan pergaulan dan perkembangan zaman saat ini.
Menurutnya, melalui MTQ, masyarakat diajak untuk tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami makna dan menanamkan nilai akhlak sejak dini. Ia berharap pembinaan berkelanjutan melalui MTQ tingkat kecamatan dapat melahirkan generasi Pontianak yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki adab yang baik dalam kehidupan bermasyarakat. (*istimewa)
Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti
Website Kami

