Pemkot Pontianak Dorong RT/RW Lebih Aktif Kenali dan Tangani Persoalan Warga
WWW.ZONAPONTI.COM, PONTIANAK – Berbagai persoalan yang dihadapi warga di lingkungan tempat tinggal membutuhkan respons yang cepat dan tepat. Karena itu, peran RT dan RW dinilai penting sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah.
Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah mengatakan, RT dan RW merupakan mitra strategis pemerintah yang berada paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Tidak hanya membantu urusan administrasi, pengurus RT dan RW juga berperan menjaga kerukunan, menyerap aspirasi, hingga menggerakkan gotong royong di lingkungan.
Menurutnya, pembangunan kota tidak cukup hanya dilihat dari pembangunan jalan, drainase maupun fasilitas publik. Kehidupan masyarakat yang saling peduli, menghargai perbedaan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan juga menjadi bagian penting dari pembangunan.
“RT dan RW tidak hanya menjalankan fungsi administrasi. Mereka menjadi penggerak gotong royong, menjaga kerukunan, sekaligus menjadi penghubung yang efektif antara masyarakat dengan pemerintah,” ujar Amirullah saat kegiatan peningkatan kapasitas RT/RW di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (15/9/2026).
Kedekatan RT dan RW dengan warga membuat mereka memiliki posisi penting dalam mengenali kondisi lingkungan. Persoalan yang dialami warga, mulai dari masalah sosial hingga kebutuhan bantuan, diharapkan dapat diketahui lebih awal dan segera diteruskan kepada pihak terkait.
Amirullah menyebut, peran tersebut juga menjadi bagian dari proses pembangunan. Aspirasi warga dapat disampaikan melalui RT dan RW untuk kemudian dibawa secara berjenjang dalam pra-Musrenbang hingga Musrenbang di tingkat kelurahan, kecamatan dan kota.
Dengan mekanisme tersebut, kebutuhan yang dirasakan masyarakat di lingkungan tempat tinggal dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menentukan program pembangunan.
RT dan RW juga diharapkan menjadi bagian dari sistem peringatan dini di tengah masyarakat. Jika muncul konflik antarwarga, persoalan sosial atau ada warga yang membutuhkan perhatian khusus, informasi tersebut dapat segera disampaikan sebelum persoalan berkembang lebih jauh.
“RT dan RW yang paling tahu kondisi warganya. Kalau ada persoalan, bisa segera disampaikan secara berjenjang. Dengan begitu, kita bisa melokalisasi dan menyelesaikan masalah sejak awal,” katanya.
Amirullah menegaskan, perhatian pemerintah harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, RT dan RW diminta aktif mengenali warga yang membutuhkan pendampingan, termasuk keluarga dengan anak stunting, warga yang mengalami persoalan gizi, anak putus sekolah maupun persoalan sosial lainnya.
Pendekatan tersebut dinilai penting agar program pemerintah tidak berhenti pada kebijakan, tetapi benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.
“Tidak boleh ada warga yang terlewat. RT dan RW harus benar-benar mengenal kondisi masyarakatnya, karena dari sanalah pemerintah bisa bergerak lebih cepat dan tepat,” pungkasnya. (*istimewa)
Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti
Website Kami

