Zona Ponti

IAIN Pontianak Menuju UIN, Pemprov Kalbar Dorong Pendidikan Tinggi Semakin Berdampak

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan dukungan terhadap transformasi IAIN Pontianak menjadi UIN saat menghadiri wisuda IAIN Pontianak Tahun 2026. (*istimewa)

WWW.ZONAPONTI.COM, KALIMANTAN BARAT – Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Barat mendapat dorongan melalui rencana transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyatakan dukungannya terhadap proses tersebut. Transformasi ini diharapkan tidak berhenti pada perubahan kelembagaan, tetapi membawa manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa, lulusan, masyarakat, hingga kebutuhan pembangunan daerah.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan dukungan itu saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana dan Magister XXIII IAIN Pontianak Tahun 2026 di Hotel Novotel Pontianak, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, perubahan status IAIN Pontianak menjadi UIN dapat menjadi momentum untuk memperluas pengembangan pendidikan dan keilmuan. Perguruan tinggi juga diharapkan semakin mampu menjawab tantangan masyarakat serta perubahan kebutuhan dunia kerja.

Ria menekankan bahwa transformasi tersebut perlu diikuti peningkatan kualitas akademik, penguatan karakter, serta kemampuan lulusan dalam menghadapi perkembangan teknologi.

“Transformasi ini jangan hanya dilihat sebagai perubahan status administratif. Harus menjadi lompatan untuk melahirkan sumber daya manusia yang luas ilmunya, kuat nilainya, matang dalam berpikir, serta peduli terhadap masyarakat,” ujarnya.

Bagi masyarakat Kalimantan Barat, penguatan perguruan tinggi memiliki arti penting karena kualitas pendidikan turut menentukan kesiapan generasi muda menghadapi perubahan zaman.

Perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat memperoleh gelar akademik, tetapi juga ruang untuk membangun kemampuan, mengembangkan gagasan, melakukan riset, serta melahirkan inovasi yang dapat menjawab persoalan di tengah masyarakat.

Ria juga mengingatkan para wisudawan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan. Perkembangan teknologi dan dinamika dunia kerja membuat kemampuan untuk terus beradaptasi menjadi semakin penting.

“Jangan pernah berhenti menuntut ilmu. Ilmu itu tidak ada habisnya, dan yang paling penting ilmu juga harus disertai dengan iman,” katanya.

Ia berharap para lulusan IAIN Pontianak dapat mengambil peran di berbagai bidang, baik dalam dunia kerja maupun lingkungan sosial. Pengetahuan yang diperoleh selama berada di perguruan tinggi diharapkan dapat diterapkan untuk memberikan manfaat nyata.

Dengan transformasi menuju UIN, IAIN Pontianak diharapkan memiliki ruang yang semakin luas dalam mengembangkan berbagai disiplin ilmu. Penguatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan SDM Kalbar yang kompeten, berkarakter, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dukungan Pemprov Kalbar terhadap transformasi ini menjadi sinyal bahwa pengembangan pendidikan tinggi tidak hanya menjadi tanggung jawab perguruan tinggi, tetapi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (*istimewa)

Temukan Berita terbaru kami di Zona Ponti

Website Kami

Iklan